Lomba Penulisan Jurnalistik ‘EU4WARTAWAN’ Yang Berfokus Pada Krisis Iklim dan HAM

krisis lomba

Untuk merayakan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional 2022, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia meluncurkan Kompetisi ‘EU4Wartawan’. Diselenggarakan untuk keempat kalinya, kompetisi tahunan untuk karya jurnalisme tulis berkolaborasi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Project Multatuli, sebuah media nirlaba yang didedikasikan untuk menyoroti berita dan komunitas yang belum banyak diberitakan.

Tahun ini, tema kompetisi berfokus pada dampak krisis iklim – sebagai salah satu isu penentu generasi kita – terhadap hak asasi manusia.

Perubahan iklim merupakan ancaman besar terhadap hak asasi manusia, serta menimbulkan risiko terhadap hak dasar untuk hidup, kesehatan, pangan, dan standar hidup yang layak di seluruh dunia.

Laporan terbaru dari Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menegaskan bahwa perubahan iklim yang antropogenik berdampak lebih kuat terhadap alam dan manusia, terjadi lebih sering, dan di wilayah geografis yang lebih luas daripada perkiraan sebelumnya. Hal ini juga terlihat di Indonesia, negara yang sangat rentan terhadap dampak krisis iklim disebabkan oleh lokasi dan geografinya.

Namun, pada saat yang sama, pengetahuan publik tentang krisis iklim masih terbatas. Hasil dari survei oleh perusahaan opini publik global YouGov menemukan bahwa walaupun warga Indonesia percaya pada krisis iklim, sebanyak 18% tidak percaya bahwa hal tersebut disebabkan oleh aktivitas manusia. Inilah mengapa jurnalis memainkan peran yang kunci, namun menantang, dalam menyampaikan urgensi krisis iklim dan memastikan bahwa pembaca terlibat dengan isu tersebut.

“Jurnalis memiliki kekuatan untuk membentuk wacana publik, memengaruhi perubahan, dan mempercepat aksi iklim yang diperlukan untuk mengamankan masa depan yang layak huni. Ada banyak sudut cerita iklim dan tantangan bagi jurnalis adalah menceritakan sebuah narasi yang melampaui berita peristiwa cuaca ekstrem.

Pelaporan juga harus menunjukkan dampak pada individu dan komunitas dan menekankan bahwa mengatasi biaya manusia dari krisis iklim adalah tanggung jawab bersama”, ucap Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket.

Kompetisi EU4Wartawan 2022 terbuka untuk jurnalis yang bekerja di media massa. Kompetisi ini juga terbuka, untuk pertama kalinya, bagi Pers Mahasiswa, yakni mahasiswa yang tergabung dalam organisasi pers universitas mereka.

Wartawan yang berminat, baik yang bekerja di media massa maupun untuk Pers Mahasiswa, memiliki waktu hingga 31 Januari 2023 untuk menyerahkan karya mereka melalui tautan berikut: .

Pemenang akan diumumkan pada Hari Meteorologi Dunia pada tanggal 23 Maret 2023, untuk menyoroti meningkatnya kejadian bencana terkait iklim yang berdampak pada individu dan komunitas di seluruh dunia.

Pelaporan krisis iklim melalui lensa hak asasi manusia diharapkan dapat membantu mempercepat aksi dan mitigasi iklim.

Tentang Uni Eropa 

Uni Eropa adalah persatuan ekonomi dan politik dari 27 Negara Anggota dengan jumlah penduduk sebanyak 447 juta. Bersama-sama, Uni Eropa telah membangun zona yang stabil, demokratis dan pembangunan yang berkelanjutan dengan tetap menjaga keragaman budaya, toleransi dan kebebasan individu.

Pada tahun 2012, Uni Eropa dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian atas upayanya mencapai perdamaian, rekonsiliasi, demokrasi dan hak asasi manusia di Eropa. Uni Eropa adalah blok perdagangan terbesar di dunia, serta sumber dan tujuan investasi asing langsung terbesar di dunia.

Secara kolektif, Uni Eropa dan Negara-negara Anggotanya adalah donor terbesar Bantuan Pembangunan Resmi (ODA), yang menyediakan lebih dari setengah ODA secara global.

27 negara anggota Uni Eropa (dalam urutan protokol) adalah: Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Denmark, Jerman, Estonia, Irlandia, Yunani, Spanyol, Perancis, Italia, Siprus, Latvia, Lituania, Luksemburg, Hongaria, Malta, Belanda, Austria, Polandia, Portugal, Romania, Slovenia, Slovakia, Finlandia dan Swedia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, akses:  http://eeas.europa.eu/indonesia

Kontak media: delegation-indonesia-info@eeas.europa.eu 

Ikuti akun media sosial kami di Twitter, Facebook, Instagram dan Youtube

Tentang Aliansi Jurnalis Independen (AJI)

Aliansi Jurnalis Independen merupakan asosiasi jurnalis independen pertama di Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tahun 1994 sebagai perlawanan komunitas pers Indonesia terhadap rejim represif. Hari ini, AJI terus mempromosikan kebebasan pers, profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis.

AJI secara rutin bekerja sama dengan korporasi, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi multilateral untuk menyelenggarakan lokakarya, kompetisi, dan penelitian jurnalistik.

Untuk informasi lebih lanjut: https://aji.or.id

 

Tentang Project Multatuli

Project Multatuli adalah media nirlaba yang didedikasikan untuk melaporkan berita yang belum sering dilaporkan serta menyoroti komunitas yang terpinggirkan.

Project Multatuli menghasilkan berita berbasis data yang kuat dan berkolaborasi dengan organisasi berita, badan penelitian, dan kelompok masyarakat sipil yang berjuang untuk demokrasi, hak asasi manusia, keadilan sosial, kelestarian lingkungan, dan persamaan hak untuk semua.

Untuk informasi lebih lanjut: https://projectmultatuli.org

Share:

Facebook
Twitter

Daftar Isi