Resep Data: Mengambil Data Gempa Bumi Dari Website USGS

peta gempa
Resep data kali ini menjelaskan langkah-langkah mendownload data gempa bumi pada area tertentu.

Kejadian gempa bumi selalu menjadi perhatian banyak pihak, sebab gempa bumi dalam skala tertentu dapat menyebabkan kerusakan yang besar dan memicu dampak bencana yang luas.

Di Indonesia, salah satu lembaga yang punya otoritas menerbitkan data gempa bumi adalah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Data tentang gempa bumi BMKG dapat diakses melalui link ini: https://data.bmkg.go.id/gempabumi/

Selain dari BMKG, data gempa bumi juga tersedia di berbagai website yang kredibel menerbitkan data tentang gempa bumi. Salah satunya adalah website milik USGS, melalui The USGS Earthquake Hazards Program.

Pada Resep Data kali ini, kita akan mempelajari bagaimana caranya mengambil data dari website USGS, yang mencakup data di seluruh dunia.

Langkah 1: Buka website USGS

Silahkan akses link ini: http://earthquake.usgs.gov/earthquakes/search/

Jika sudah terbuka, tampilannya akan seperti ini:

gempa USGS

Langkah 2 : Tentukan apa yang akan dicari

Perhatikan bagian Basic Option. Anda dapat menentukan rentang Magnitude, rentang waktu (Date & Time) dan lokasi pencarian (Geographic Region). gempa USGS

Pada bagian Magnitude, anda dapat memilih Custom untuk menentukan berapa angka magnitudo paling kecil dan paling besar yang akan dicari. Begitu pula pada bagian Date & Time bisa ditentukan rentang waktunya secara manual dengan mengisi waktu awal dan waktu akhir pada sub bagian Custom. Pada praktik kali ini, kita mencoba untuk mencari data gempa dari magnitude 1 hingga maginitude 10 dalam rentang waktu selama Desember 2022.

Isiannya menjadi seperti ini:

 

Di bagian Geographic Region, anda bisa memilih data seluruh dunia (World) atau bisa menentukan area tertentu. Pada resep data kali ini kita akan mencoba menentukan area di sekitar Sulawesi Utara. Silahkan ikuti langkah selanjutnya.

Langkah 3: Menentukan area

Klik Draw Rectangle on Map. Akan muncul pop up Peta seperti ini:

 

 

Silahkan zoom out peta dengan cara scrool mouse hingga area yang anda tuju. Pada praktik kali ini, cari area Indonesia, perbesar hingga wilayah Sulawesi Utara terlihat semuanya di jendela yang muncul. Kira-kira seperti ini tampilannya:

 

gempa USGS

 

Selanjut adalah menentukan area yang akan diambil data gempanya. Pertama bawa pointer mouse di titik koordinat awal, klik lalu menuju ke titik koordinat kedua, ketiga dan koordinat keempat, hingga di peta ada area berbentuk persegi yang dipilih. Tampilannya seperti ini:

 

 

Anda dapat melakukan koreksi, memperluas atau mempesempit area dengan mendrag mouse pada bulatan putih di sisi-sisi area yang dipilih. Setelah yakin dengan pilihan klik tombol Use this Region di bagian bawah. Pop up peta akan tertutup dan jendela akan kembali ke pengaturan sebelumnya. Koordinat area yang dipilih sudah tertera di bagian Geographic Region seperti ini:

 

 

Langkah 4: Menentukan kedalam gempa

Silahkan anda mengklik bagian Advanced Options. Pada bagian ini anda bisa menentukan rentang kedalaman pusat gempa di bagian Depth (km). Isi saja angka “0” pada sub bagian Minimum dan angka “1000” pada sub bagian Maximum.

Untuk bagian Review Status silahkan klik Any. Kolom lainnya biarkan kosong atau biarkan dengan nilai default.

 

 

Bagian ini biarkan secara default:

 

 

Langkah 5: Menentukan Output

Pada bagian ini pilih Map & List di bagian Format, dan pilih Time – Newst Fisrt di bagian Order By. Tujuannya adalah melihat titik-titik gempa yang terjadi di area yang dipilih dalam rentang waktu, besaran magnitude dan kedalaman pusat gempa yang sudah ditentukan terlebih dahulu.

 

 

Langkah 6: Lakukan pencarian

Pada langkah ini kita cukup mengklik tombol Search di bagian paling bawah.

Langkah 6 : Melihat hasil pencarian

Jika semuanya dilakukan sesuai dengan langkah-langkah di atas, maka akan tampil peta interaktif seperti ini:

 

Data kejadian gempa yang terjadi ada di jendela sebelah kiri, dan titik-titik gempa ada di koordinat sesuai lokasi gempa terjadi. Anda dapat mengklik titik-titik di peta, dan akan tampil informasinya di bagian kiri bawah. Anda juga dapat mengganti model pata dengan mengklik layar di kanan atas.

Misalnya, saya mencoba mengganti tampilan peta dalam mode terrain:

 

peta gempa

 

Langkah 7: Mendownload Data

Langkah terakhir adalah mendownload data yang sudah kita hasilkan dari pencarian di websites USGS tersebut. Caranya sangat mudah. Scroll ke bawah jendela sebelah kiri yang berisi data kejadian gempa tersebut, sampai muncul tombol Download. Klik tombol tersebut.

 

 

Akan muncul pilihan file yang anda inginkan. Jika ingin untuk diolah kembali pada Google Sheet atau Microsoft Excell, silahkan pilih jenis file CSV. Dan untuk ditampilkan kembali pada Google Map, atau aplikasi peta lainnya seperti Open Street Map, bisa memilih file GeoJson atau KML.

 

 

Ini hasil download dalam bentuk CSV yang sudah dimpor ke Google Sheet.

 

 

Anda dapat melihat data hasil downloadnya di sini: https://docs.google.com/spreadsheets/d/1NFh0jEjrtBrrx8lKvtN_3i2oYqz–VaIdlRZ-1mosQw/edit?usp=sharing

Data hasil download ini anda bisa olah untuk berbagai keperluan. Misalnya membuat chart besaran magnitude gempa bumi di Sulut selama Desember 2022. Untuk hal ini akan dijelaskan pada Resep Data berikutnya.

Selamat mencoba!

 

Share:

Facebook
Twitter

Daftar Isi